Pikiran Rakyat, Sabtu, 14 Desember 2002
http://www.pikiran-rakyat.com/cetak/1202/14/0108.htm


Makhluk Halus Gondol Bayi Baru Lahir

CERITA tentang ririwa atau makhluk halus yang menculik bayi baru dilahirkan, selama ini mungkin hanya ada di film atau sinetron saja. Akan tetapi, boleh percaya atau tidak, kejadian aneh seperti itu benar-benar terjadi. Kali ini menimpa pasangan Eman Sulaiman dan Amir Rukman warga Kp. Situ Gede Rarahan RT 04 RW 05 Ds. Cimacan Kec. Pacet.

Kejadian ini terjadi Rabu (11/12) lalu. Kurnia yang tengah berbadan dua dengan usia kandungan sekira 6 bulan merasakan perutnya mules dan melilit yang sangat hebat. Saat itu, jam menunjukan pukul 18.00 WIB. Karena merasa tidak tahan, Kurnia akhirnya memberitahu suaminya, Eman yang menikahinya satu tahun lalu tentang keadaannya tersebut.

Mendengar keluhan sang istri tersebut, Eman menyuruh pamannya, Amir agar memanggil paraji (dukun beranak) yang masih terhitung saudaranya. Sedangkan Kurnia saat itu berada dalam kamar dengan ditunggui bibinya, Oroh dan suaminya Eman Sulaiman.

Tak lama kemudian, Amir masuk kamar diiringi paraji dan selanjutnya mereka semua mempersiapkan segala sesuatu untuk proses kelahiran. Ketika jam menunjukkan pukul 22.00 WIB, Kurnia merasakan perutnya semakin melilit dan mules. Ketika Kurnia yang dibantu paraji tengah berjuang mengeluarkan bayi dalam kandungannya dengan disaksikan suami dan paman serta bibinya, tiba-tiba dalam kamar muncul seorang wanita muda berparas cantik dengan rambut sebahu. Wanita cantik itu kemudian berjalan ke arah Kurnia dan berdiri di samping Kurnia.

Sebelumnya, wanita tadi sempat menepuk pundak Amir dan berkata agar suami Kurnia tersebut bersabar sebab anak yang akan dilahirkan hanya merupakan titipan. Setelah itu, tanpa mengalami kesulitan, kurnia melahirkan seorang bayi perempuan yang mungil. Setelah melahirkan, Kurnia jatuh pingsan karena tak tahan melihat darah yang berceceran.

"Ketika saya akan melahirkan, melihat ada wanita cantik yang menghampiri saya dan sebelumnya ia menepuk bahu suami saya sambil berkata agar bersabar karena bayi yang akan saya lahirkan hanyalah titipan. Selanjutnya, saya hanya mendengar suara sayup-sayup tangis bayi sebelum akhirnya saya pingsan karena tak kuat melihat darah," ujar Kurnia di rumahnya, Jumat (13/12).

Selanjutnya, setelah bayi perempuan tersebut lahir, wanita muda yang selama proses kelahiran berada di samping Kurnia langsung meminta bayi yang saat itu belum sempat dibersihkan oleh paraji. Anehnya, seperti orang yang terkena hipnotis, mereka yang berada dalam kamar tersebut tidak bisa menolak permintaan wanita itu. Dengan terbengong-bengong dan tidak bisa mencegah, mereka menyaksikan wanita cantik berambut sebahu pergi membawa bayi perempuan dengan ari-ari yang belum dipotong.

"Menurut yang ada di kamar saat itu, sebelum wanita itu pergi membawa anak saya, ia sempat berkata bahwa anak saya tersebut bernama Mayang. Selain itu, perempuan tadi juga meminta agar disediakan kamar untuk bayi dan dalam kamar tersebut diberi wewangian serta disiapkan popok (baju bayi)," kata kurnia yang terlihat sangat terpukul dengan kejadian yang menimpanya.

Sementara itu, bibi korban, Oroh yang berada dalam ruangan juga mengaku kalau ia dan suaminya hanya bisa terbengong-bengong tanpa mampu mencegah kepergian perempuan cantik yang membawa anak keponakannya tersebut. "Saya dan suami hanya bisa bengong menyaksikan peristiwa itu dan kami baru sadar setelah perempuan dan anak yang baru dilahirkan menghilang dari dalam ruangan," ujar Oyoh.

Setelah sadar bahwa bayi yang baru dilahirkan Kurnia dibawa pergi oleh wanita misterius, Amir dan yang lainnya segera berlari keluar rumah dan mencari ke mana perginya wanita dengan bayi tersebut. Namun, usaha mereka sia-sia karena sosok wanita dan bayi yang baru dilahirkan menghilang seperti ditelan bumi.

Menurut pengakuan Kurnia, saat dia hamil memang beberapa kali terjadi peristiwa aneh. Seperti ia tidak pernah merasa mual atau ngidam, namun ketika ia telat datang bulan dan diperiksa ke dokter kandungan ia dinyatakan positif mengandung dengan usia kandungan 2 bulan. Selain itu, ada kejadian aneh yang sempat menimpanya saat ia sekeluarga pergi ke Jakarta beberapa bulan lalu.

Saat itu, karena kandungannya masih kecil maka Kurnia pergi mengenakan celana panjang. Namun ketika akan pulang, tiba-tiba perutnya menjadi besar sehingga celana yang dipakainya menjadi sempit dan tidak muat lagi. "Saya terpaksa membeli baju baru karena celana yang saya pakai tiba-tiba menjadi sempit akibat perut yang membesar. Namun, saat diperiksa ke dokter kandungan, kondosi kandungan saya dinyatakan normal dan tidak ada kelainan," papar Kurnia.

Karena merasa penasaran, Kurnia dan keluarganya menemui beberapa orang pintar dan menurut mereka, kandungan Kurnia memang tergolong aneh karena tidak seperti kandungan yang normal. Ternyata, dugaan orang-orang pintar ini terbukti dengan kejadian yang terjadi saat kelahiran anaknya yang pertama itu.

Berbagai upaya dilakukan pasangan suami istri itu beserta keluarganya untuk mendapatkan kembali bayi perempuannya, namun usahanya sia-sia dan tidak membuahkan hasil. Kini mereka hanya pasrah atas kejadian aneh yang menimpa mereka. Akan tetapi, harapan untuk mendapatkan kembali anak pertamanya masih terlihat, meski mereka binggung karena tidak tahu harus berbuat apa. (Anton Ramadhan/"PR")