Bocah Hilang Dibawa ''Lelembut''

Sumber: Suara Merdeka, Senin, 20 Januari 2003

MAJENANG - Warga Desa Mulyasari Kecamatan Majenang Cilacap, Kamis malam (16/1) lalu gempar menyusul hilangnya Aji Gunawan (5) putra pasangan Slamet ( 50) dan Turiyah (47) warga RT 1 RW 2.

Bocah itu hilang diduga dibawa atau keselong lelembut. Akibatnya, pihak keluarga dibuat panik dan kelabakan. Selain itu warga selama sehari semalam juga disibukkan untuk mencari anak tersebut.

Berita hilangnya bocah itu langsung menyebar ke seluruh desa dan beberapa desa sekitarnya sehingga ratusan warga berdatangan ke rumahnya guna membuktikan berita tersebut. Bahkan hingga Jumat (17/1) warga yang ingin melihat bocah tersebut masih terus berdatangan.

Bocah tersebut baru ditemukan sekitar pukul 21.00 WIB oleh warga Desa Bendasari Kecamatan Majenang di dalam Sungai Cileumeuh yang berada di sekitar desa itu. Saat ditemukan, Aji Gunawan dalam keadaan lemas dan baju yang dikenakan sudah basah senua seperti baru saja mandi di sungai. Namun, pada tubuhnya tidak ditemukan ada tanda-tanda bekas penganiayaan maupun luka pada anak ke tujuh pasangan Slamet dan Turiyah itu.

Menurut Slamet, pada Kamis siang anaknya masih bermain dengan temannya di sekitar rumah. Namun saat itu, warga Desa Mulyasari dan Sindangsari (bersebelahan, Red) sedang digemparkan oleh tertangkapnya seorang pencuri rokok di sebuah rumah warga. Kontan, warga berbondong-bondong mendatangi lokasi tertangkapnya pencuri tersebut. Kata dia, tidak ketinggalan anaknya dan waktu itu pihak keluarga membiarkan anaknya melihat bersama temannya.

Dijelaskan, hingga pencuri di bawa ke Mapolsek Majenang maupun sampai sore harinya ternyata anak itu tidak kembali. Warga sekitar dan teman mainnya juga sempat ditanya namun tidak ada yang mengetahui.

''Awalnya kami kira dia ikut sama kakaknya, akan tetapi setelah kita tanya ternyata tidak tahu juga. Kami jadi bingung, sehingga bersama puluhan warga langsung mencari ke seluruh penjuru desa,'' ujarnya kemarin.

Kepala Desa Mulyasari Agus Brai mendapatkan laporan tersebut langsung memerintahkan warganya terus menyisir tempat-tempat yang biasa di pakai main anak. Termasuk mencari desa lain, melapor ke Polsek, disiarkan ke radio.

Upaya pencarian sampai malam itu akhirnya membuahkan hasil, setelah seorang warga Desa Bendasari, Wiryo alias Pak Senin (70) memberi kabar telah menemukan anak tersebut. (yud-47)