Diduga "Digondol Wewe": Hilang 40 Hari, Ditemukan Tewas

Sumber: Bernas Online

Wonosari, Bernas

Setelah hilang selama 40 hari, Ny Asno Sunarto alias Minem (75) warga Sengon, Prambanan, Klaten, ditemukan tewas di atas bukit Gunungcilik, Watugajah, Gedangsari, Gunungkidul dengan badan terjepit batu. Masyarakat di sekitar kejadian mempercayai nenek renta ini korban makhluk halus yang dikenal dengan "digondol Wewe".

Korban yang ditemukan Senin (30 Oktober 2000), kondisinya sudah rusak. Bahkan beberapa bagian organ tubuhnya sudah kering. Untuk mengevakuasi mayat korban, puluhan warga setempat dibantu petugas Polres Gunungkidul, mengalami kesulitan dan sempat putus asa. Bahkan sempat berniat mengurungkan upaya pengambilan jenazah yang sudah membusuk itu.

Tetapi setelah melalui proses yang melelahkan, akhirnya evakuasi terhadap korban membawa hasil. Untuk bisa mencapai lokasi, warga dan aparat Polres harus berjalan kaki sekitar 1 jam. Apalagi tidak ada jalan setapak pun menuju lokasi, sehingga untuk sampai ke lokasi mayat terjepit, warga dan aparat harus merayap dengan berpegangan pada batu cadas. Sedang di sekeliling lokasi merupakan jurang yang cukup curam.

Menurut Marto Suwito dan Sumarno, keduanya warga Desa Watugajah, dengan keadaan medan yang seperti itu, tidak mungkin korban bisa berjalan sampai ke atas bukit, apalagi korban sudah berusia 75 tahun.

"Saya yang baru berumur 30 tahun saja, tidak sanggup untuk naik sampai atas bukit itu," ujar saksi Sumarno.

Karena hal inilah, maka masyarakat setempat percaya jika keberadaan korban di atas bukit, merupakan peristiwa yang janggal dan tidak masuk akal. Sehingga diduga korban digondol Wewe. Hal ini juga dikuatkan dengan keterangan beberapa warga setempat yang menyatakan, wilayah Gunungcilik selama ini dikenal angker. Sehingga tidak ada penduduk yang berani merambahnya.

Menurut saksi Martosuwito, korban sudah hilang selama 40 hari. Berbagai upaya pencarian sudah dilakukan, tetapi tidak membawa hasil. Informasi hilangnya korban juga disebarluaskan pada penduduk di Sengon, Prambanan, Klaten tempat asal korban, serta pada penduduk di Desa Watugajah, Gedangsari, Gunungkidul yang lokasinya berbatasan dengan Sengon.

Tetapi keberadaan nenek ini belum diketahui. Baru ketika memasuki hari ke-40, secara tidak sengaja warga Watugajah mencium baru busuk. Berangkat dari kecurigaan inilah, korban akhirnya ditemukan. Berdasarkan pemeriksaan tim medis dan aparat keamanan, tidak ditemukan tanda yang mencurigakan dan akhirnya korban diserahkan pada keluarganya untuk dikubur.(hri/ryo)