Benarkah yang saya lihat itu adalah UFO?

Bila Anda melihat sesuatu terbang di angkasa, itu belum tentu UFO. Di bawah ini ada beberapa catatan tentang benda-benda terbang yang sering dianggap UFO, padahal bukan. Selain itu bisa juga ada kasus pelapor fiktif atau pemalsuan foto.

  1. Meteor, umumnya terlihat malam hari, lintasan gerak cepat dan lurus, tiba-tiba ada dan tiba-tiba menghilang. Warna umumnya kuning ke merah-merahan. Tidak bersuara, kecil sekali. Sebutan lain dari meteor adalah bintang jatuh.
  2. Pesawat terbang, ciri-cirinya untuk pesawat terbang komersial, umumnya terbang tinggi dan berjalan lebih lambat daripada pesawat terbang jet tempur. Bila diperhatikan, akan terlihat sayap dan ekornya. Bila malam, lampu berkerlap-kerlip, umumnya paling sedikit ada dua/tiga lampu. Suara gemuruh pesawat akan terdengar, umumnya tidak langsung, karena gelombang suara merambat untuk sampai di pendengaran.
  3. Komet atau bintang berekor, cirinya tidak bergerak, umumnya ada di dekat cakrawala. Umumnya akan terlihat dalam beberapa hari.
  4. Awan, umumnya berwarna putih dan bisa saja berbentuk seperti piring terbang. Bergerak diterpa angin. Bisa tiba-tiba berubah bentuk atau hilang apabila cuacanya memungkinkan. Fenomena awan berbentuk UFO ini bisa terjadi bahkan pernah dilaporkan ada tiga kelompok awan UFO yang dikira UFO padahal cuma awan.
  5. Bayangan sinar di awan, bisa berbentuk bulatan bergerak-gerak di langit. Umumnya keadaan cuaca berawan rendah, malam hari dan di daerah perbukitan. Lampu kendaran yang sedang menanjak terkena awan atau kabut dan kemudian terlihat oleh orang di balik perbukitan sebagai lingkaran cahaya yang bergerak-gerak dan kadang hilang, kadang muncul. Bisa juga lampu sorot yang kuat dalam suatu atraksi pertunjukan menyebabkan hal ini.
  6. Mata berkunang-kunang. Mungkin karena jatuh atau mata habis terpejam atau sebab lain, Anda melihat lingkaran-lingkaran dan mungkin juga semacam kunang-kunang. Oleh orang yang tidak menyadari hal ini, bisa terkejut karena ia mengira telah melihat UFO.
  7. Petir, kadangkala ada yang berbentuk bola petir dan seakan-akan seperti sebuah UFO yang terbang.
  8. Balon udara, cirinya gerak agak lambat mengikuti angin, bentuknya umumnya bulat. Kadang balon cuaca menggunakan bahan yang seperti warna metalik sehingga bila terkena sinar matahari akan berkilau-kilauan.
  9. Bayangan lampu di mobil/kereta api. kadang kalau kita melihat keluar lewat jendela mobil atau kereta yang ada kaca jendelanya, kita bisa melihat gerakan-gerakan lampu. Padahal itu cuma pantulan lampu saja yang membuat gambaran sebuah benda yang terbang di angkasa.
  10. Bintang/planet yang terang. Bintang berbeda dengan planet, bintang berkedip sementara planet tidak. Pada saat-saat tertentu, saat mengalami konjungsi (pertemuan dua planet atau lebih dalam satu titik pandang dari bumi), maka sinar bintang atau planet itu tampak terang sekali (tidak seperti biasanya).
  11. Burung. Pada malam hari, burung-burung yang terbang mungkin saja kena lampu kota sehingga sinarnya memantul dari badannya. Ini bisa dilihat sebagai sekumpulan UFO yang terbang membentuk formasi.
  12. Cacat film. Kalau kebetulan Anda memotret dan kebetulan kemudian terlihat ada bintik hitam di hasil foto Anda. Bisa jadi itu hanyalah karena cacat film. Untuk mengetahui apakah itu cacat film atau bukan, harus diperiksa di laboratorium.
  13. Halo Bulan. Lingkaran di sekitar bulan, terlihat terutama bila purnama. Umumnya cuaca disertai dengan berawan tipis. Sinar bulan yang kena awan bisa membentuk lingkaran di sekitar bulan yang disebut dengan Halo. Halo ini bukan UFO dan merupakan gejala alam biasa.
  14. Mercon roket/kembang api. Umumnya bergerak naik ke atas dan ketika di atas meledak dan mengeluarkan berbagai cahaya. Bila jarak cukup dekat, umumnya suara ledakannya bisa terdengar.

Contoh kasus:


<<back