PENGANDONAN, FEBRUARI 1996

Seorang pemuda bernama Iwan Saputra menceritakan kejadian ini kepada BETA-UFO. Ia tidak melihat langsung, tetapi hanya mendengar ceritanya saja. Kira-kira 3 tahun yang lalu, di bulan puasa kira-kira seminggu sebelum Lebaran (jadi Februari 1996) seperti biasa teman-temannya di desanya, sehabis saur, kira-kira jam 4 subuh, duduk-duduk di pinggir jalan sambil mengobrol, main gitar dan sebagainya. Tiba-tiba mereka dikagetkan oleh sebuah benda terbang yang bercahaya terang sekali, bergerak kira-kira dari arah selatan ke utara, dengan ketinggian sekitar 20 meter di atas mereka, sehingga suasana kampung desa tersebut menjadi lebih terang daripada saat bulan purnama. Benda tersebut kira-kira sebesar petromak. Bentuknya pun kira-kira seperti patromak. Benda itu terlihat oleh siapa saja di desa itu yang sedang berada di luar rumah. Hal ini hanya berlangsung beberapa detik. Setelah itu benda tersebut tersebut tidak terlihat lagi, karena terbang dengan kecepatan yang lumayan (bukan menghilang). Ternyata beberapa orang di kampung tetangga (lebih dari 3 desa), juga banyak yang melihat benda tersebut dalam waktu yang yang hampir bersamaan. Kejadian ini terjadi di Kecamatan Pengandonan, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan. Desa-desa yang ada di kabupaten OKU, khususnya yang ada di kecamatan Pengandonan, terletak di pinggir-pinggir jalan lintas Sumatera (lintas tengah), yang dibatasi oleh hutan.

Sumber: E-Mail kepada BETA-UFO Surabaya