Surabaya, Agustus 1964

Benda Bercahaya Menimbulkan Efek Elektro Magnetis

Di dalam bulan Agustus 1964 terjadi suatu peristiwa aneh di kompleks Pangkalan Udara Angkatan Laut Juanda, Surabaya, yang pada tahun 1969 dikisahkan kembali oleh Letnan Laut S. Badirun kepada penulis sebagai berikut. “Kurang lebih pukul 19.00 petang saya mengemudikan mobil Landrover AL 1467 bersama Sersan Satu Siswanto dan Sersan Dua Sihombing, dengan tujuan untuk mencoba lampu-lampunya yang baru saja diperbaiki. Adapun jalan yang dilalui ialah yang menuju ke hanggar. Pada jarak kira-kira 200 m dari hanggar kami melihat benda aneh yang menyinarkan cahaya sangat terang warna merah kebiru-biruan. Benda aneh tersebut tidak begitu jelas karena udara pada saat itu mendung. Benda aneh tersebut tidak begitu jelas karena udara pada saat itu mendung. Benda aneh tersebut di atas hanggar pada ketinggian di antara 30-50 m. Timbullah pertanyaan dari kami bertiga, benda apakah itu sebenarnya? Demi untuk meyakinkan apakah sebenarnya benda yang menyinarkan cahaya terang itu, saya langsung tancap gas.” Tetapi timbul suatu keanehan, oleh karena kendaraannya setelah ditancap gasnya bukannya bertambah kencang jalannya, melainkan sebaliknya. Untuk menempuh jarak sampai ke hanggar yang begitu dekat terasa sulit sekali, padahal kendaraannya dalam keadaan baik.

Sambil berusaha untuk menormalkan jalannya kendaraan dengan rasa heran, mereka melihat dengan jelas bagaimana cahaya terang itu makin lama makin rendah mendekati atap hanggar, seperti pesawat helikopter yang sedang turun perlahan-lahan secara vertikal. Kemudian lampu-lampu besar dari mobil Landrover itu dinyalakan, dan seketika itu benda aneh tadi bukannya semakin merendah, melainkan dengan kecepatan luar biasa membumbung ke atas untuk menghilang di awan gelap.
Ketiga saksi itu kemudian terus pergi ke hanggar untuk menanyakan kepada pos pengawal, tetapi ternyata ia tidak mengetahui ataupun mendengar apa-apa.

Sumber: Salatun, J., "UFO Salah Satu Masalah Dunia Masa Kini", Yayasan Idayu, Jakarta, 1982