Surabaya, 8 Nopember 2008

Laporan ini diterima melalui email ke sekretariat BETA-UFO pada tanggal 9 Nopember 2008, dikirim oleh seseorang yang menurut emailnya bernama Abdul Razzaq. Berikut email yang diterima apa adanya. Laporan penampakan ini mirip dengan benda terbang aneh yang dilihat oleh Christian Harris di lokasi yang berdekatan pada tanggal 24 Juli 2008.


Kejadian ini terjadi kemarin tanggal 8 November 2008 ba'da isyak lewat setengah jam, saat aku pulang dari sekolah setelah kegiatan ekskul TIK. Emang sih selesainya udah dari jam 14.30 sore, tapi masih buka2 internet. Mumpung bayarnya bareng spp..... Sekolahku terletak di Jalan Ahmad Yani, lebih tepatnya SMA Khadijah Surabaya.

Karena sudah merasa puas buka2 internet, download, upload, dan sebagainya, akupun pulang dengan menaiki lyn (angkot) kuning berlabel JSP. Aku ngetem lyn yang sedang menuju Sidoarjo. Tepatnya lagi, aku naik dari wonokromo dan turun di depan Giant Hypermarket. Rumahku berada di seberang jalan A. Yani, di Ketintang Baru.

Nah, saat aku mau masuk ke gang dimana rumahku berada, kejadian aneh itu terjadi. Dibawah gelapnya malam dan dibalik lebatnya daun yang menaungi jalan raya termacet di Surabaya tersebut itulah, sebuah Cahaya Hijau turun dari langit menyusuri jalan Ahmad Yani. Spesifikasi cahaya tersebut yaitu bercahaya berwarna hijau muda yang mencolok, berekor, bercahaya hijau sangat terang, dan tidak bersuara. Tepatnya mirip komet, namun tidak bersuara, bahkan saat menghilang sesaat itupun juga.

Pertama, aku kira itu kembang api. Tapi kenapa besar sekali?? Trus, kalau komet....kenapa tak ada suara saat muncul dan menghilang??? Ufo?? Rasanya...gak tau deh.

Cahaya tersebut turun menyusuri di atas jalan Ahmad Yani. Jarak ketinggian antara jalan Ahmad Yani dengan objek yang mirip komet tersebut tidak lebih sama dengan jarak ketinggian pesawat yang akan mendarat. Jadi sangat dekat sekali, sampai cahaya turun menyinari gelapnya malam itu! Objek tersebut muncul dan menghilang pada pukul 20.21 WIB. Terdapat 3 saksi yang berprofesi sebagai tukang becak di situ.

Kejadian ini tidak sempat aku abadikan lewat digicam yang saya bawa, karena baterenya abis jadi gak bisa diabadikan. Dan selain itu aku juga takjub dan takut seketika itu. Bagaimana kalau itu komet seperti pada jaman kepunahan dinosaurus?

Demikian surat ini aku ketik sedemikian rupa.